Minggu, 24 November 2013

Hati Seorang Ibu


Hati seorang ibu terlahir jauh sebelum sang bayi lahir.

Dan, begitu elastis

sehingga dapat menjangkau setiap anaknya,

sehingga dapat terpantul kembali setiap kali si anak

mengecewakannya,

sehingga dapat bertambah panjang dalam kesabaran

setiap kali si anak membutuhkannya.

Hati seorang ibu sering menangis lama,

merasakan setiap luka anaknya seakan ia sendiri yang

terluka,

memahami setiap kesalahan anaknya seakan itu kesalahannya.

Hati seorang ibu terkadang lelah,

namun tak pernah menyerah.

Hati seorang ibu adalah milik anaknya

yang senantiasa menghibur serta mempercayai

ketika tak seorangpun mempercayai, ia memahami

ketika tak seorangpun memahami, ia mengasihi

bahkan ketika tak seorangpun dapat melakukannya.

Hati seorang ibu yakin bahwa anaknya adalah pemenang

meski tak seorang pun tahu hal itu

Hati seorang ibu pada akhirnya akan menang

karena kasih itu sendiri yang akan memenangkan di hati seorang anak,

Si anak yang dipenuhi oleh kasih itu,

akhirnya akan mengerti apakah sesungguhnya kasih itu,

Yakni kasih Allah yang manis tercurah

kapanpun dibutuhkan,

sebesar apa pun diperlukan,

Mengumandangkan pesan, lagu, refrain yang berulang …..

“Engkau sangat berharga,

Engkau akan selalu dikasihi,

Engkau pribadi yang berarti,

Engkau milikku selamanya.”

Hingga akhirnya hati seorang anak mempercayai hati seorang ibu.

- Lynell Gray

Diambil dari buku “Embun Bagi Jiwa Wanita”, Kathy Collard Miller

Tidak ada komentar:

Posting Komentar