Senin, 21 September 2015
Filosofi Hedgehog
Pertolongan Pertama Pada Kehidupan
Sediakan kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kehidupan) dalam kehidupan kita. Di dalamnya, ada 7 benda :
1. Tusuk Gigi
Jangan suka mencongkel-congkel keburukan hati orang. Sebaliknya, carilah
kebaikan orang lain yang terselip, yang tidak kelihatan selama ini.
2. Penghapus
Hapus semua kesalahan orang yang menyebabkan kita sakit hati.
3. Pensil
Tulis dalam hati: berkah/anugerah yang kita terima setiap hari.
4. Plester
Semua luka hati dapat disembuhkan, selama kita mengizinkannya.
5. Karet Gelang
Bersikaplah fleksibel, bahwa tidak semua yang kita inginkan dapat terwujud.
6. Permen Karet
Bila kita sudah berkomitmen, lakukan semua dengan ikhlas dan selalu setia, seperti permen karet yang terus menempel.
7. Permen
Berilah senyum manis ke setiap orang yang kita jumpai, karena senyum seperti permen, semua orang menyukainya.
Ingatlah : Waktu seperti sungai, kita tidak bisa menyentuh air yang sama untuk kedua kalinya, karena air yang telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali.
Kamis, 23 Oktober 2014
Mencari yang Sempurna
Seorang pemuda yang hidup di Perth telah sampai usia saat ia merasa harus mencari pasangan hidup. Jadi ia mencari-cari gadis sempurna di seluruh negeri untuk dinikahi. Setelah berhari-hari, berminggu-minggu mencari, ia bertemu dengan gadis yang sangat cantik-jenis gadis yang bisa menghiasi sampul majalah perempuan bahkan tanpa make-up atau kosmetik!
Namun, meski dia kelihatan sempurna, pemuda itu tak bisa menikahinya.
Sebab gadis itu tidak bisa masak! Jadi pemuda itu pun pergi. Gadis ini
tak cukup sempurna baginya.Lalu ia mencari lagi, selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan akhirnya ia menemukan gadis yang bahkan lebih cantik lagi, dan kali ini masakan gadis itu luar biasa lezat-lebih baik dari yang bisa Anda dapatkah di restoran terbaik di Australia, bahkan lebih baik dari yang bisa Anda dapatkan dari restoran keluarga. Gadis ini bahkan menjalankan usaha restorannya sendiri!
Namun pemuda ini tak bisa menikahinya pula. Sebab kekurangan gadis itu adalah dia bodoh. Dia tak bisa menjalin percakapan sama sekali, sama sekali tidak cerdas. Dia belum menamatkan pendidikan, segala yang ia tahu cuma memasak! Jadi pemuda itu pun pergi. Gadis ini tak cukup sempurna baginya.
Maka ia mencari selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, hingga ia akhirnya menemukan gadis yang satu ini! Ia begitu cantik, masakannya melebihi restoran bintang lima, bahkan ia punya tiga restoran sendiri: ala Thai, ala Jepang dan ala Italia. Dan ia begitu cerdas, ia punya dua gelar doktor, pengetahuannya begitu luas, bisa menjalin percakapan begitu hebat, begitu baik, begitu welas asih. Ia sempurna!
Tapi, pemuda ini tak bisa menikahinya. Sebab gadis ini mencari pria yang sempurna!
Setiap Langkah baru adalah Anugerah
Seorang Profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di
sana ia bertemu seorang prajurit yang tak akan pernah di lupakannya,
bernama Harry.
Harry yang di kirim untuk menjemput professor di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Ketika berjalan keluar, Harry sering menghilang. Banyak hal yang di lakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh. Kemudian mengangkut anak kecil agar dapet melihat pemandangan. Ia juga menolong orang yang tersesat dna menunjukan arah jalan yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi profesor dengan senyumnya menghiasi wajahnya.
“Darimana anda belajar hal-hal seperti itu?”, tanya sang profeor.
“Oh”, kata Harry. “Selama perang, saya kira”.
Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga saat
tugasnya membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ai harus menyaksikan
satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.
“Saya belajar untuk hidup diantara pijakan setiap langkah”, katanya. “Saya tak pernah tahu apakah langkah selanjutnya merupakan pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakan kaki. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini”.
Kelimpaahan hidup tidak dapat ditentukan dengan berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang berkualitas.
Menyingkirkan Duri
Kita berbuat baik, tentunya bukan untuk mengharapkan sesuatu, karena kita sadar bahwa itulah peran yang harus dimainkan. Adalah kewajiban kita menyingkirkan duri di jalan yang dilalui, bukan saja karena takut melukai kita, namun juga untuk menjaga pejalan lainnya.
Jadi, meski tak seorangpun mengucapkan terima kasih atas perbuatan baik kita, itu tidaklah mengecilkan arti kebaikan itu sendiri. Maka apalah arti sebuah ucapan terima kasih, biarkanlah kebaikan mengalir dari tangan kita, dan biarkan benak kita terbebas dari perasaan berjasa.
Temukan arti pesan bijak Sang Nabi Suci, “berikan kebaikan dari tangan kanan anda seakan akan tangan kirimu tidak mengetahui”.
Ketenangan dalam Hidup
Alkisah, ada seseorang yang sangat menikmati
kebahagiaan & ketenangan di dalam hidupnya. Orang tersebut
mempunyai dua kantong. Pada kantong yang satu terdapat lubang di
bawahnya, tapi pada kantong yang lainnya tidak terdapat lubang.
Segala sesuatu yang menyakitkan yang pernah didengarnya seperti
makian & sindiran, ditulisnya di sebuah kertas, digulung kecil,
kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang berlubang. Tetapi semua
yang indah, benar, dan bermanfaat, ditulisnya di sebuah kertas kemudian
dimasukkannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.Pada malam hari, ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya, dan menikmati hal-hal indah yang sudah diperolehnya sepanjang hari itu. Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi ia tidak menemukan apa pun. Maka ia pun tertawa dan tetap bersukacita karena tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.
Teman2.. Itulah yang seharusnya kita lakukan. Menyimpan semua yang baik di “kantong yang tidak berlubang”, sehingga tidak satupun yang baik yang hilang dari hidup kita. Sebaliknya, simpanlah semua yang buruk di “kantong yang berlubang”. Maka yang buruk itu akan jatuh dan tidak perlu kita ingat lagi.
Namun sayang sekali.. masih banyak orang yang melakukan dengan terbalik! Mereka menyimpan semua yang baik di “kantong yang berlubang”, dan apa yang tidak baik di “kantong yang tidak berlubang” (alias memelihara pikiran-pikiran jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati). Maka, jiwanya menjadi tertekan & tidak ada gairah dalam menjalani hidup.
Oleh karena itu, agar bisa menikmati kehidupan yang bahagia dan tenang: jangan menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita (tahukah Anda: sakit hati, iri hati, dendam, dan kemarahan juga bisa menyebabkan penyakit serius bahkan kematian). Mari mencoba, menyimpan hanya yang baik dan bermanfaat.
Belajar dari Merpati
- Merpati adalah burung yang tidak pernah mendua hati. Coba perhatikan, apakah ada merpati yang suka berganti pasangan? Jawabannya adalah “tidak”! Pasangannya cukup 1 seumur hidupnya
- Merpati adalah burung yang tahu kemana dia harus pulang. Betapapun merpati terbang jauh, dia tidak pernah tersesat untuk pulang. Pernahkah ada merpati yang pulang ke rumah lain? Jawabannya adalah “tidak”!
- Merpati adalah burung yang romantis. Coba perhatikan ketika sang jantan bertalu-talu memberikan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Pernahkah kita melihat mereka saling mencaci? Jawabannya, “tidak”!
- Burung merpati tahu bagaimana pentingnya bekerja sama. Coba perhatikan ketika mereka bekerja sama membuat sarang. Sang jantan dan betina saling silih berganti membawa ranting untuk sarang anak-anak mereka. Apabila sang betina mengerami, sang jantan berjaga di luar kandang. Dan apabila sang betina kelelahan, sang jantan gantian mengerami. Pernahkah kita melihat mereka saling melempar pekerjaannya? Jawabannya, “tidak”!
- Merpati adalah burung yang tidak mempunyai empedu, ia tidak menyimpan “kepahitan” sehingga tidak menyimpan dendam.
Jika seekor burung merpati bisa melakukan hal-hal di atas, mengapa manusia tidak bisa? Hidup itu indah jika kita saling mengerti, berbagi, dan menghargai! Setuju..?
Rabu, 13 Agustus 2014
Ketika Cinta Mulai Bersemi
Ketika Cinta Mulai Bersemi
I. PENDAHULUAN
Kidung Agung 4 ini berisi pujian Salomo kepada Sulamit isterinya. Ini adalah puji-pujian suami terhadap istri atau pujian bagi orang yang sudah menikah. Orang tidak boleh memuji pada saat pacaran, tetapi justru setelah menikah. Romantisme itu bukan untuk pacaran tetapi justru untuk pernikahan, karena romantisme itu membutakan “mata“.
Cinta yang sehat adalah seperti “sumber air hidup, yang mengalir dari gunung Libanon“. Libanon berada di sebelah utara Israel, dan gunung yang tertinggi di Libanon adalah gunung Hermon. Di bawah gunung Hermon ada suatu tempat yang dinamakan Banias atau dalam Alkitab disebut Kaisarea Filipi. Di kaki gunung Hermon tersebut ada sumber air tawar yang mengalir ke sungai Yordan. Dari sungai Yordan mengalir ke Danau Galilea dan dari danau Galilea mengalir lagi sampai ke Laut Mati. Jadi seluruh sumber air di Israel berasal dari gunung Hermon. Jadi yang mau digambarkan oleh Alkitab bahwa kalau cinta kita sehat, hidup kita pasti benar. Dan bukan hanya dalam hal pacaran, tetapi di dalam keluargapun kalau kita memberikan cinta yang sehat kepada anak-anak, maka anak-anak kita akan menjadi luar biasa. Karena cinta yang sehat itu seimbang antara mendidik, memuji, mendisiplinkan dan melakukan yang baik. Dan kalau kita memberikan cinta yang sehat kepada suami atau isteri, maka rumah tangga kita akan menjadi rumah tangga yang luar biasa.
II. PENYEBAB JATUH CINTA
Banyak orang berkata bahwa “kalau saya sampai jatuh cinta, itu karena Tuhan“, karena Allah adalah kasih. Berarti kalau saya mencintai, itu datangnya dari Tuhan. Sampai titik tertentu, pemahaman tersebut benar. Tetapi menjadi tidak benar jika ada suami atau isteri yang jatuh cinta kepada orang lain. Bagaimana membedakan, cinta yang dari Tuhan atau tidak?
1. Nature
Manusia pada dasarnya bisa saja jatuh cinta. Tetapi tidak semua jatuh cinta berasal dari Tuhan.
2. Togetherness
Orang bisa jatuh cinta apabila terus bersama-sama dalam waktu yang cukup lama.
3. Mindset
Orang juga bisa jatuh cinta karena memang orang tersebut mudah jatuh cinta. Mungkin karena pernah ditolong atau juga karena menganggap orang itu baik sekali terhadapnya. Masalahnya adalah jika ada tiga orang yang baik terhadapnya, dia bisa saja jatuh cinta terhadap ketiga-tiganya.
4. Opinion
Orang bisa jatuh cinta juga karena opini untuk menaikkan derajatnya. Misalnya dia orang yang susah, di dalam pemikirannya dia harus mencari pasangan yang kaya supaya dapat memperbaiki ekonominya.
III. JENIS-JENIS CINTA
1. Cinta kagum
Cinta ini termasuk cinta yang berbahaya karena orang yang biasanya mencintai karena kegum, akan cenderung menjadi orang yang mudah jatuh cinta. Misalnya jika seseorang ada masalah dengan pasangannya, kemudian dia bertemu dengan orang yang dapat memberikan solusi atas permasalahannya, maka akan timbul cinta karena kagum akan orang lain yang mungkin lebih pintar, lebih gagah, lebih lembut, lebih cantik, dll. Sebenarnya jenis ini bukanlah cinta tetapi hanya kagum saja.
2. Cinta tertolong
Jenis cinta tertolong ini artinya cinta yang timbul karena merasa tertolong. Banyak contoh kasus yang terjadi karena cinta yang tertolong ini misalnya seorang boss jatuh cinta (selingkuh) dengan sekretarisnya, atau yang lebih parah lagi, seorang majikan yang jatuh cinta dengan baby sitter atau pembantunya.
3. Cinta butuh
Jenis cinta ini maksudnya adalah cinta karena merasa membutuhkan/memerlukan. Contoh kasus misalnya seorang mahasiswa yang jatuh cinta dengan dosennya, dll.
4. Cinta terhibur
Artinya cinta yang timbul karena merasa terhibur. Contoh kasusnya, pelawak yang mempunyai banyak isteri. Jadi orang-orang yang lucu, atau orang-orang yang biasanya bergerak dalam dunia hiburan. Yang menjadi masalahnya kebanyakan orang-orang yang lucu tersebut, bila sudah di rumah menjadi tidak lucu lagi.
5. Cinta kasihan
Jenis yang berikut ini adalah jatuh cinta karena kasihan. Ketika seorang merasa kasihan, ini berbahaya karena bisa mendatangkan cinta yang palsu (false love). Banyak orang menikah dengan dasar kasihan dan biasanya cinta seperti ini tidak akan lama bertahan karena lama-kelamaan, rasa kasihan itu akan hilang.
6. Cinta cocok
Cinta yang didasarkan pada banyaknya kecocokan. Misalnya sama-sama hobby makan atau hobby yang lain. Atau juga merasa cinta karena kalau bercakap-cakap bisa ”nyambung”. Masalah yang timbul kemudian adalah munculnya ketidak-cocokan setelah pernikahan.
7. Cinta sejati
Yang paling tepat adalah cinta sejati. Yaitu cinta yang berasal dari Tuhan, sehingga membawa kita kepada pikiran yang terbuka. Cinta tidaklah buta, tetapi menyelidiki dan mempunyai kesabaran untuk menerima pasangan apa adanya. Cinta sejati bukan tanpa masalah tetapi menghadapi setiap masalah.
IV. PENUTUP
Cinta itu menjadikan kita “kebun yang tertutup“, artinya waktu kita sudah berkomitmen maka rumah tangga harus kita tutup dengan kesetiaan. Dan cinta juga menjadikan kita “sumber air hidup“ artinya cinta itu memberikan kehidupan. Masalah dapat kita hadapi dengan cinta.
Refleksi :
Dari awalnya Tuhan menciptakan cinta supaya saling mengasihi sehingga manusia membangun keluarga. Cinta sejati itu menerima apa adanya, Tuhan menerima kita apa adanya.
Senin, 24 Februari 2014
Menemukan Cinta Sejati
1. Cinta sejati tidak sama dengan nafsu
Cinta dan nafsu sering kali membingungkan kita. Sebenernya, kebanyakan tema film, lagu, novel bukanlah tentang cinta, melainkan nafsu. Bagaimana membedakanya?
cinta tahan uji, ... nafsu mudah luntur ...
cinta menghargai ... nafsu memanfaatkan ...
Daya tarik fisik sering kali menjadi satu sinyal awal dari tumbuhnya Cinta sejati, tapi itu belum jadi cinta sejati.
2. Cinta tidak sama dengan keromantisan
Perasaan romantis memang luar biasa dalam hubungan dekat antara pria dan wanita. Tuhan memang merancang agar kita mengalami perasaan seperti ini dalam hubungan istimewa dengan lawan jenis. Namun gairah dan kehangatan romansa tidak dapat disamakan dengan cinta. Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.
3. Cinta sejati tidak sama dengan tergila-gila
Perasaan tergila-gila adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri seseorang terhadap lawan jenisnya. Kamu akan memikirkan dia siang dan malam. Pikiranmu tersita oleh orang itu sehingga kau tidak dapat berkonsentrasi pada hal yang lain. Kata lain dari persaan tergila-gila ialah puppy love atau cinta monyet. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila...
4. Cinta sejati tidak sama dengan seks
Cinta merupakan proses ; seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus; seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi renggang.
Pada dasarnya ada tiga perilaku dalam membina hubungan dengan orang lain, yang seringkali disebut "cinta".
1. "aku mencintaimu jika..."
Cinta bersyarat, 'cinta jika', ialah cinta yg mengajukan persyaratan. cinta semacam ini diberikan atau diterima jika persyaratan tertentu dipenuhi, contoh aku mencintaimu jika kau mau berhubungan seks denganku sekali saja... 'cinta jika' selalu mengikat. Selama syarat terpenuhi, hubungan itu baik-baik saja. Namun saat persyaratan itu tak terpenuhi, cinta itu pun pupus. Banyak perkawinan kandas karena dibangun berdasarkan 'cinta jika'. 'Cinta jika' bukan cinta sejati. jika kau berhubungan dengan seseorang dan merasa harus melakukan sesuatu dulu untuk mendapatkan cinta, berarti hubungan yg kau miliki bukan didasarkan pada cinta sejati.
2. "aku mencintaimu karena..."
Seseorang mencintai orang lain karena sesuatu yang dimiliki atau dilakukan orang itu. Contoh, aku mencintaimu karena kamu cantik, baik, dsb. Kedengerannya cinta karena cukup bagus hampir semua orang suka dicintai krn pribadi mereka atau apa yg mereka lakukan. 'Cinta karena' bukanlah cinta sejati. Kamu mungkin merasa tertarik kepada seseorang karena kepribadiannya, kedudukannya, kecerdasannya, keterampilannya, dsb. Namun, jika dasar cintamu tidak lebih dalam dari apa yang sekadar terlihat yang dimiliki atau dilakukan seseorang, maka cinta itu tidak akan bertahan lama.
3. Cinta titik
Jenis cinta ketiga adalah cinta tanpa syarat. Jenis ini mengatakan aku mencintaimu meski kau akan mengalami banyak perubahan. Tak ada sesuatupun yang dapat kau buat untuk memadamkan cintaku. 'Cinta titik' bukan cinta buta. Cinta jenis ini dapat dan benar-benar mengenal secara mendalam orang yang dicintainya. Cinta ini menyadari kemungkinan terjadinya kegagalan, kekurangan dan kesalahan orang itu. Tak ada cara untuk mengusahakan cinta jenis ini, tapi sebaliknya kau juga tidak dapat kehilangan cinta yg seperti ini. 'Cinta titik' berbeda dari 'cinta jika' karena cinta ini tidak perlu memenuhi syarat tertentu sebelum diberikan. Juga berbeda dengan 'cinta karena' sebab tidak ditentukan oleh menarik tidaknya si dia atau nilai-nilai yang disukai oleh pihak lain.
Nafsu, keromantisan, perasaan tergila-gila, seks, 'cinta jika', dan 'cinta karena' sama-sama ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain, sebaliknya cinta sejati suka memberi kepada orang lain
Bertemu adalah KESEMPATAN & Mencintai adalah PILIHAN
Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN..Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya..
Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN..
Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya..
Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN...
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup kita..
Tetapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia adalah PILIHAN...
Mungkin KESEMPATAN mempertemukan pasangan jiwa kita dengan kita..
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan dan manusia.
Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai.. Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna.. Dengan cara yang Sempurna...
Mari BELAJAR mencintai dan menyayangi pasangan kita yang Belum SEMPURNA dengan cara yang SEMPURNA..
Karena pasangan kita adalah belahan jiwa kita.. Agar jiwa kita pun menjadi SEMPURNA di hadapan Tuhan...
Takdir yang mempertemukan. Rancangan yang indah telah disiapkan oleh-Nya ..
Rabu, 19 Februari 2014
My Daughter...
My daughter,you can't read yet ?
that's fine with me,
you can't count yet ?
that's also fine with me.
You can't write the full sentences yet ?
that's totally fine with me.
Enjoy your childhood my girl,
explore your little world as you wish them to be.
Draw the beauty of life on your favourite canvass as you always do, sing a song and share your happy moment with all of us.
Time will come.
As much as formal education is important for your future,
nothing is better than watching you grow in a happy home full of love.
Your mother, proud and in love with you-
Selasa, 18 Februari 2014
OnePraise feat Nay
Sungguh ini momen paling membahagiakan karena sebagai keluarga kamiboleh melayani bersama
Minggu, 09 Februari 2014
Love You......
He’s not perfect.
You aren’t either,
and the two of you will never be perfect.
But if he can make you laugh at least once,
causes you to think twice,
and if he admits to being human and making mistakes,
hold onto him and give him the most you can.
He isn’t going to quote poetry,
he’s not thinking about you every moment,
but he will give you a part of him
that he knows you could break.
Don’t hurt him,
don’t change him,
and don’t expect for more than he can give.
Don’t analyze.
Smile when he makes you happy,
yell when he makes you mad,
and miss him when he’s not there.
Love hard when there is love to be had.
Because perfect guys don’t exist,
but there’s always one guy that is perfect for you 
Minggu, 08 Desember 2013
Kadang
Kadang .....
Di dalam kekuatan .....
Di dalam kesuksesan .....
Di dalam keberhasilan ......
Tak ada lagi tempat bagi-Nya ......
Semua seakan berjalan begitu saja .....
Semua seakan memang sudah seharusnya ......
Semua seakan dapat berjalan tanpa-Nya ......
Dan .....
Kadang .....
Dalam kelemahan ......
Dalam kegagalan .....
Dalam permasalahan ......
Justru ada tempat yang cukup luas .......
Bagi Tuhan .....
Adakah Tuhan menghendaki kegagalan ..... ?
Adakah Tuhan menghendaki kelemahan ..... ?
Adakah Tuhan menghendaki permasalahan ....... ?
Atau ......
Dia hanya minta .....
Kita sediakan cukup tempat .....
Dalam hidup kita bagi Dia ...... ?
Jadi ......
Saat ini ......
Hari ini ......
Entah kita berhasil atau gagal ......
Entah kita kuat atau lemah .......
Adakah kita sediakan cukup tempat bagi-Nya ......
Untuk menyatakan kasih dan kuasa-Nya ...... ?
Di dalam kekuatan .....
Di dalam kesuksesan .....
Di dalam keberhasilan ......
Tak ada lagi tempat bagi-Nya ......
Semua seakan berjalan begitu saja .....
Semua seakan memang sudah seharusnya ......
Semua seakan dapat berjalan tanpa-Nya ......
Dan .....
Kadang .....
Dalam kelemahan ......
Dalam kegagalan .....
Dalam permasalahan ......
Justru ada tempat yang cukup luas .......
Bagi Tuhan .....
Adakah Tuhan menghendaki kegagalan ..... ?
Adakah Tuhan menghendaki kelemahan ..... ?
Adakah Tuhan menghendaki permasalahan ....... ?
Atau ......
Dia hanya minta .....
Kita sediakan cukup tempat .....
Dalam hidup kita bagi Dia ...... ?
Jadi ......
Saat ini ......
Hari ini ......
Entah kita berhasil atau gagal ......
Entah kita kuat atau lemah .......
Adakah kita sediakan cukup tempat bagi-Nya ......
Untuk menyatakan kasih dan kuasa-Nya ...... ?
Puisi Inspirasi
Aku Berdoa.......
Aku
berdoa agar diberi kesabaran
Dan doaku diwujudkan,
Karena banyak kewajiban diberikan untuk kulakukan,
Menuntut kesabaran yang tidak
pernah kutahu
Setiap tugas yang selesai menumbuhkan kesabaranku.
Aku berdoa agar diberikan sifat dan kekuatan jiwa,
Tak perduli betapa mahal harganya,
Betapa getir tebusannya ;
Dan rasa sakit ini harus dipikul, dan ada airmata…..
Dan sifat yang semakin lama semakin perkasa.
Aku berdoa agar kudapat damai dihati dan pikiran,
Kenyamanan yang agaknya tak pernah kutemukan
Sampai kehidupan memaksaku berpaling ketempat lain,
Dan damai
kutemukan dalam pelayanan kepada orang lain
Pernahkah Kau Mencoba?
Pernahkah kau mencoba mendoakan
Masalah yang menjadikan harimu suram?
Pernahkah kau mencoba
menyerahkannya kepada Tuhan
Dan membiarkan-Nya melakukan sesuka-Nya?
Pernahkah kau berkata “Kehendak-Mu terjadilah”
Dan membiasakan melepaskan,
Mengetahui Ia akan menuntunmu
ke luar dari kekelaman
Masalah itu yang meresahkanmu saat ini?
Kau ‘kan temukan Ia siap membantu,
Kau hanya perlu membuka hatimu;
Ia menunggu dan siap memikul bebanmu…
“Melepaskan”……itu bagianmu.
Untuk Ini Aku Berdoa :
Aku tidak dapat berdoa agar ini dan itu terjadi
Kehendak ilahi Tuhan tak semudah itu dipengaruhi
Aku hanya bisa berharap….harapan selalu milik kita,
Dan berdoa apapun yang terjadi, bahwa kita dijadikan.
Tegar dalam kekuatan yang hanya
Ia bisa berikan kepada kita
Untuk menghadapi hari yang diharapkan dan dirisaukan.
Aku tak bisa berdoa agar ini dan itu menjadi nyata,
Tetapi, oh,
untuk keberanian, Tuhan
Untuk ini aku berdoa
Untuk penglihatan agar memandang
ke seberang yang disini dan sekarang,
Untuk iman yang melintasi
mengapa dan bagaimana yang menyakitkan;
Untuk telinga agar mendengar
nyanyian pengharapan yang berkumandang
Di atas gaung risau dan ragu masa kini.
Untuk kearifan
hati agar mengetahui mentari
Akan terbit lagi apabila hari gelap ini telah usai;
Untuk mata agar melihat kecerahan di balik gulita
Untuk inilah aku berdoa, Tuhan
Untuk inilah aku berdoa
Simfoni Tuhan
Tuhan memainkan simfoni-Nya
Di dawai- dawai hati kita bersama;
Dengan sentuhan lembut yang memahami
Ia menjalin lagunya yang ilahi;
Dan jika terkadang nada sumbang
Membuat lagu itu tidak seimbang,
Jika pertikaian dan kegetiran dan perang
Membingungkan udara yang penuh damai,
Maka bukan karena Tuhan kurang piawai
Atau simfoninya yang menjadi tidak ceria
Tetapi sebenarnya, karena hati kita
Telah berlain irama dengan Dia
Berani Bahagia
Beranilah berbahagia…jangan merasa segan
Jangkau dan raihlah hari ini
Kegembiraan
Kehidupan untuk dijalani! Silahkan coba;
Buka hatimu, biarkan masuk sang surya.
Beranilah mencintai, mempercayai, dan menjadi setia;
Nikmati saat-saat dengan mereka yang dekat di hati.
Beranilah bersikap ramah…lebih asyik dari kau kira
Jadikan orang lain bahagia dan lihat dirimu menjadi
ceria
Beranilah mengakui semua rahmat yang kau terima
Setiap hari hitunglah kembali semua.
Beranilah berbahagia, janganlah ragu….
Inilah hari yang diciptakan Tuhanmu
Dengarkan dengan hatimu jika ingin kau dengar
Irama hal-hal dekat dan jauh, kecil dan besar
Irama kenangan genta jauh di masa lalu,
Lagu harapan yang timbul dalam jiwamu
Dengarkan dengan hatimu dalam ketenangan
Serahkan pikiranmu yang letih pada belaian
Pikiran menyembuhkan yang adil dan indah,
Ketenangan doa, dengan irama lembut menggugah.
Dengarkan dengan hatimu jika kau ingin bergabung
Dengan Tuhan
dalam simfoni gembira yang agung
Berikan ku Iman Petualangan
Berikan aku iman petualangan, Tuhan
Keberanian untuk mencoba yang baru,
Kemauan untuk terus berjuang dalam kegelapan,
Karena ku tahu aku berjalan dengan Mu
Berikan aku iman hasrat dan harapan,
Dorongan batin untuk mencapai.
Dengan-Mu segala sesuatu terlaksanakan
Oh Tuhan biarlah aku mempercayai
Berikan aku iman yang sadar
Akan keindahan dimana-mana,
Mata untuk melihat, telinga untuk mendengar
Hati penuh kepedulian yang terbuka
Berikan aku iman untuk kujalani,
Dengan gembira dan tanpa gentar,
Iman yang mulia yang menandingi fajar
Yang sudah Kau ciptakan hari ini
KehadiranMU
Belum pernah aku melihat seluruh lautan…
Akan tetapi aku mengenal lautan.
Karena aku pernah merasakan airnya menyejukkan
Aku pernah mendengarkannya menyampaikan bisikan.
Aku tidak bisa membayangkan Tuhan dalam keseluruhan,
Akan tetapi aku mengetahui Dia ada,
Karena kehadiran-Nya yang tenang pernah kurasakan
Yang tiada kata-kata dapat aku gambarkan.
Aku tak pernah melihat udara sekelilingku
Akan tetapi aku menghirup udara itu.
Aku tidak bisa melihat Tuhan yang kukasihi,
Tetapi, oh..aku tahu Ia ada disini
Irama Kehidupan dan Cinta
Ada lagu dalam keheningan pegunungan,
Nyanyian angin mengalir melalui pepohonan;
Jiwaku mendengar menanggapi dengan lagu bisu,
Suasana yang berubah-ubah dengan setiap angin lalu
Seluruh simfoni kehidupan ada disana,
Lagu ninabobo lembut, kidung cinta,
Ganasnya nafsu kehidupan, kesedihan, dan kepedulian,
Kidung pemujaan kepada Allah dalam kekekalan.
Nada-nada alam memenuhi udara,
Diungkapkan dalam burung dan pohon dan benih baru,
Dan, mendengarkan, hatiku juga memanjatkan lagu
Dalam irama gembira tentang Allah,
Kehidupan dan cinta
Berani Beda
Berani tampil beda; kehidupan sarat
Manusia yang mengikuti tarik-menarik yang sama
Manusia malang, bekerja keras, yang kecuali nama
Mencoba berpura-pura bahwa mereka punya harkat
Tuhan membuat kita berbeda; tak akan pernah ada
Jiwa yang sama dengan kau atau aku berdua.
Daya tarik…kemuliaan dari semua penciptaan
Justru bertumpu pada ini perbedaan
Daya tarikmu…kemuliaanmu sendiri, juga,
Berada pada kekhasan dirimu…
Bahwa kau sesuai dengan dirimu,
Bahwa sebagian darimu berbeda dari semuanya
Hari Yang Penuh Berkat
HARI YANG PENUH BERKAT
Yesaya 48:18;Ulangan 5:10
Aku akan menjadikan hari ini sebagai hari yang mendatangkan sukacita, kedamaian, kemenangan dan kebahagiaan bagiku. Caranya adalah dengan melakukan ketentuan-ketentuan berikut ini dengan sukacita dan bukan karena terpaksa.
Aku akan melakukannya karena kasihku kepada Tuhan dan sesama.
Aku akan berhati-hati dengan apa yang aku ucapkan.
Aku akan berhati-hati memilih kata-kata yang akan keluar dari mulutku agar aku tidak bergosip, berbohong atau mengucapkan kata-kata kasar dan menyakitkan sesamaku.
Aku akan menolong sesamaku
Aku akan menolong orang yang butuh pertolonganku dan akan meringankan bebannya
Aku tidak akan mengadakan pembalasan
Jika seseorang bersikap kasar, jika ia tidak sabar atau jika ia tidak bersikap baik kepadaku, aku tidak akan membalas dengan melakukan hal yang sama terhadapnya.
Aku akan meminta Tuhan memberkati musuhku
Jiaka ada orang yang membenciku dan berbuat jahat terhadapku, aku akan meminta Tuhan untuk memberkatinya.Aku tahu bahwa seorang musuh bisa menjadi sahabat.
Aku akan mengampuni
Bagaimanapun orang melakukan perbuatan-perbuatan yang menyakitkan, aku akan mengampuni dan tidak menyimpan kebencian ataupun dendam di hatiku.
Aku akan melakukan sesuatu untuk orang lain tanpa seorang pun tahu.
Kalau biasanya aku menolong orang lain dengan sepengetahuan mereka, kali ini aku akan melakukannya tanpa seorangpun tahu kecuali Tuhan.
Aku akan melakukan terhadap sesamaku, seperti apa yang aku ingin mereka lakukan terhadapku.
Aku akan melakukan perintah Tuhan berikut:”Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka”(Luk 6:31)
Aku akan membangkitkan semangat orang-orang yang patah semangat.
Melalui perkataan, senyum, motivasi, dan doaku, aku akan membuat seseorang memiliki kembali semangat hidupnya
Aku akan memelihara tubuhku.
Aku akan mengurangi makan, aku hanya akan memakan makanan yang menyehatkan dan aku akan bersyukur kepada tuhan untuk tubuhku yang sehat.
Aku akan bertumbuh secara rohani.
Aku akan menghabiskan banyak waktu untuk berdoa, membaca Alkitab, dan buku-buku rohani, aku akan berdiam diri di hadapan Tuhan dan mendengar suaraNya.
Yesaya 48:18;Ulangan 5:10
Aku akan menjadikan hari ini sebagai hari yang mendatangkan sukacita, kedamaian, kemenangan dan kebahagiaan bagiku. Caranya adalah dengan melakukan ketentuan-ketentuan berikut ini dengan sukacita dan bukan karena terpaksa.
Aku akan melakukannya karena kasihku kepada Tuhan dan sesama.
Aku akan berhati-hati dengan apa yang aku ucapkan.
Aku akan berhati-hati memilih kata-kata yang akan keluar dari mulutku agar aku tidak bergosip, berbohong atau mengucapkan kata-kata kasar dan menyakitkan sesamaku.
Aku akan menolong sesamaku
Aku akan menolong orang yang butuh pertolonganku dan akan meringankan bebannya
Aku tidak akan mengadakan pembalasan
Jika seseorang bersikap kasar, jika ia tidak sabar atau jika ia tidak bersikap baik kepadaku, aku tidak akan membalas dengan melakukan hal yang sama terhadapnya.
Aku akan meminta Tuhan memberkati musuhku
Jiaka ada orang yang membenciku dan berbuat jahat terhadapku, aku akan meminta Tuhan untuk memberkatinya.Aku tahu bahwa seorang musuh bisa menjadi sahabat.
Aku akan mengampuni
Bagaimanapun orang melakukan perbuatan-perbuatan yang menyakitkan, aku akan mengampuni dan tidak menyimpan kebencian ataupun dendam di hatiku.
Aku akan melakukan sesuatu untuk orang lain tanpa seorang pun tahu.
Kalau biasanya aku menolong orang lain dengan sepengetahuan mereka, kali ini aku akan melakukannya tanpa seorangpun tahu kecuali Tuhan.
Aku akan melakukan terhadap sesamaku, seperti apa yang aku ingin mereka lakukan terhadapku.
Aku akan melakukan perintah Tuhan berikut:”Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka”(Luk 6:31)
Aku akan membangkitkan semangat orang-orang yang patah semangat.
Melalui perkataan, senyum, motivasi, dan doaku, aku akan membuat seseorang memiliki kembali semangat hidupnya
Aku akan memelihara tubuhku.
Aku akan mengurangi makan, aku hanya akan memakan makanan yang menyehatkan dan aku akan bersyukur kepada tuhan untuk tubuhku yang sehat.
Aku akan bertumbuh secara rohani.
Aku akan menghabiskan banyak waktu untuk berdoa, membaca Alkitab, dan buku-buku rohani, aku akan berdiam diri di hadapan Tuhan dan mendengar suaraNya.
Jumat, 06 Desember 2013
Mencari Cinta Sejati
Sumber: Chicken Soup for The Soul
Jam enam kurang enam menit, kata jam bundar besar diatas meja informasi di Grand Central Station. Letnan Angkatan Darat bertubuh jangkung dan muda usia yang baru datang dari arah rel kereta mengangkat wajahnya yang tebakar matahari, dan matanya memicing untuk melihat waktu yang tepat. Jantungnya berdebar keras sehingga mengejutkannya karena ia tak dapat mengendalikannya. Enam menit lagi, ia akan bertemu dengan wanita yang telah mengisi tempat istimewa dalam hidupnya selama 13 bulan ini, wanita yang belum pernah ia lihat, tapi yang kata-kata tertulisnya telah menemaninya dan senantiasa menabahkan hatinya. Ia berdiri sedekat mungkin ke meja informasi, sedikit di luar lingkaran orang yang mengerumuni petugas.
Letnan Blandford teringat suatu malam tertentu, saat pesawatnya terperangkap di tengah sekelompok kaum Zero. Ia melihat wajah salah seorang pilot musuh yang menyeringai. Dalam salah satu suratnya, ia mengakui pada sahabat penanya bahwa ia seing merasa takut, dan hanya beberapa hari sebelum pertempuran ini, ia menerima jawaban surat darinya: "Tentu saja kamu takut.. semua pria pemberani pun begitu. Bukankah Raja Daud juga mengenal takut? Karena itulah dia menulis Mazmur 23. Lain kali, saat kamu meragukan dirimu, aku ingin kamu mendengar suaraku membacakan ini untukmu "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku". Dan ia ingat; ia mendengar khayalan suaranya, dan suara itu memperbaharui kekuatan dan keterampilannya.
Sekarang ia akan mendengar suara aslinya. Pukul enam kurang empat. Wajahnya semakin tegang. Di bawah atap luas berbintang, orang berjalan bergegas, seperti benang-benang berwarna dianyam ke dalam jaring-jaring kelabu. Seorang gadis mendekatinya, dan Letnan Blandford tersentak. Gadis ini memakai sebuah bunga merah pada kelepak jasnya, tapi bunganya adalah bunga buncis merah, bukan mawar merah kecil yang sudah mereka sepakati. Lagipula, gadis itu terlalu muda, sekitar 18, sedangkan Hollis Meynell sudah sejujurnya mengatakan bahwa ia berumur 30.
"Memangnya kenapa?" ia menjawab waktu itu. "Aku 32." Padahal, usianya baru 29.
Pikirannya kembali pada buku-buku itu yang pasti ditaruh sendiri oleh Tuhan ke dalam tangannya dari antara ratusan buku perpustakaan Angkatan Darat yang dikirim ke kamp latihan Florida. Of Human Bondage, judulnya; dan di seluruh buku itu ada catatan yang ditulis dengan tulisan wanita. Ia selalu membenci kebiasaan mencoret-coret buku, tapi kata-kata ini berbeda. Ia tak pernah menyangka bahwa seorang wanita dapat memandang ke dalam hati seorang pria dengan begitu lembut, begitu pengertian. Namanya ada pada sampul: Hollis Meynell.
Ia mencari buku telepon New York City dan menemukan alamatnya. Ia menyuratinya, dan wanita itu membalas. Hari berikutmya ia dikirim pergi, tapi mereka melanjutkan surat-menyurat. Selama 13 bulan, wanita itu dengan setia membalas, dan lebih dari sekedar membalas. Saat surat si letnan tidak tiba, wanita itu tetap menulis dan sekarang si letnan yakin bahwa ia mencintai wanita itu dan wanita itu mencintainya. Tapi, wanita itu menolak semua permintaannya untuk mengirimkan fotonya. Tentu saja hal tersebut kurang baik.
Tapi ia menjelaskan : "Kalau perasaanmu terhadapku sungguh-sungguh, berdasarkan ketulusan hati, wajahku tidak akan menjadi masalah. Misalnya aku memang cantik. Aku akan selalu dihantui perasaan bahwa kamu mengambil keputusan berdasarkan hal itu, dan cinta semacam itu membuatku jijik. Misalkan aku biasa-biasa saja (dan kamu harus mengakui bahwa ini lebih mungkin). Lalu aku akan selalu cemas bahwa kamu terus menyuratiku karena kamu kesepian dan tak punya orang lain. Jangan, jangan minta fotoku. Kalau kamu datang ke New York, kamu bisa menemuiku, lalu kamu dapat mengambil keputusan. Ingat, kita berdua bebas untuk menghentikan atau melanjutkan persahabatan kita-apa pun yang kita pilih."
Pukul enam kurang satu - hati Letnan blandford meloncat lebih tinggi dari yang pernah dilakukan pesawatnya. Seorang wanita muda melangkah ke arahnya. Tubuhnya tinggi dan ramping; rambut pirangnya mengikal dari telinganya yang indah. Matanya biru bagai bunga, bibir dan dagunya memiliki ketegasan yang lembut. Dalam pakaian hijau pucat, ia seperti penjelmaan masa musim semi. Ia melangkah ke arah wanita itu, benar-benar lupa melihat bahwa si wanita tidak memakai bunga mawar, dan saat ia bergerak, sebuah senyuman kecil menantang melengkungkan bibirnya.
"Awas tertabrak, bung?" gumannya.
Dengan tak terkendalikan, ia melangkah selangkah mendekatinya. Lalu ia melihat Hollis Meynell. Wanita itu berdiri hampir tepat di belakang gadis tadi, seorang wanita berusia jauh di atas 40, rambutnya yang beruban dimasukkan di bawah topi tua. Tubuhnya lebih dari gemuk; pergelangan kakinya dijejalkan ke dalam sepatu hak rendah. Tapi, ia mengenakan mawar merah pada kelepak kusut jaket coklatnya. Gadis berpakaian hijau tadi telah bergegas pergi. Blandford merasa seakan terbelah dia, begitu kuat hasratnya untuk mengikuti si gadis, tapi begitu dalam kerinduaannya pada wanita yang jiwanya telah menemani dan menjunjung jiwanya; dan wanita itu berdiri di depannya. Wajahnya yang montok pucat terlihat lembut dan bijak; ia dapat melihatnya sekarang. Mata kelabunya berkelip hangat dan ramah.
Letnan Bladford tidak ragu-ragu. Jarinya mencengkeram buku kecil Of Human Bondage yang berkulit biru dan sudah usang, yang menjadi ciri-cirinya untuk si wanita. Ini tak akan menjadi cinta, tapi akan menjadi sesuatu yang berharga, sesuatu yang lebih langka daripada cinta-persahabatan yang telah dan selalu akan disyukuri olehnya. Ia menegakkan bahunya yang lebar, memberi hormat, dan menyodorkan buku itu pada si wanita, meskipun selagi ia bicara, ia merasa kaget oleh kepahitan rasa kecewanya.
"Saya Letnan John Blandford dan ibu... ibu adalah Bu Meynell. Saya senang kita bisa bertemu. Bolehkah... bolehkah saya mengajak Ibu makan malam?"
Wajah wanita itu melebarkan senyuman sabar. "Ibu tak tahu ini masalah apa, nak," jawabnya. "wanita berbaju hijau - yang baru saja lewat - memohon Ibu mengenakan mawar ini pada baju ibu. Dan katanya, kalau kamu mengajak Ibu makan, Ibu harus memberi tahu, dia menunggumu di rumah makan besar di seberang jalan. Katanya ini semacam ujian. Ibu sendiri punya dua putra yang jadi tentara, jadi Ibu tak berkeberatan menolongmu.
Jam enam kurang enam menit, kata jam bundar besar diatas meja informasi di Grand Central Station. Letnan Angkatan Darat bertubuh jangkung dan muda usia yang baru datang dari arah rel kereta mengangkat wajahnya yang tebakar matahari, dan matanya memicing untuk melihat waktu yang tepat. Jantungnya berdebar keras sehingga mengejutkannya karena ia tak dapat mengendalikannya. Enam menit lagi, ia akan bertemu dengan wanita yang telah mengisi tempat istimewa dalam hidupnya selama 13 bulan ini, wanita yang belum pernah ia lihat, tapi yang kata-kata tertulisnya telah menemaninya dan senantiasa menabahkan hatinya. Ia berdiri sedekat mungkin ke meja informasi, sedikit di luar lingkaran orang yang mengerumuni petugas.
Letnan Blandford teringat suatu malam tertentu, saat pesawatnya terperangkap di tengah sekelompok kaum Zero. Ia melihat wajah salah seorang pilot musuh yang menyeringai. Dalam salah satu suratnya, ia mengakui pada sahabat penanya bahwa ia seing merasa takut, dan hanya beberapa hari sebelum pertempuran ini, ia menerima jawaban surat darinya: "Tentu saja kamu takut.. semua pria pemberani pun begitu. Bukankah Raja Daud juga mengenal takut? Karena itulah dia menulis Mazmur 23. Lain kali, saat kamu meragukan dirimu, aku ingin kamu mendengar suaraku membacakan ini untukmu "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku". Dan ia ingat; ia mendengar khayalan suaranya, dan suara itu memperbaharui kekuatan dan keterampilannya.
Sekarang ia akan mendengar suara aslinya. Pukul enam kurang empat. Wajahnya semakin tegang. Di bawah atap luas berbintang, orang berjalan bergegas, seperti benang-benang berwarna dianyam ke dalam jaring-jaring kelabu. Seorang gadis mendekatinya, dan Letnan Blandford tersentak. Gadis ini memakai sebuah bunga merah pada kelepak jasnya, tapi bunganya adalah bunga buncis merah, bukan mawar merah kecil yang sudah mereka sepakati. Lagipula, gadis itu terlalu muda, sekitar 18, sedangkan Hollis Meynell sudah sejujurnya mengatakan bahwa ia berumur 30.
"Memangnya kenapa?" ia menjawab waktu itu. "Aku 32." Padahal, usianya baru 29.
Pikirannya kembali pada buku-buku itu yang pasti ditaruh sendiri oleh Tuhan ke dalam tangannya dari antara ratusan buku perpustakaan Angkatan Darat yang dikirim ke kamp latihan Florida. Of Human Bondage, judulnya; dan di seluruh buku itu ada catatan yang ditulis dengan tulisan wanita. Ia selalu membenci kebiasaan mencoret-coret buku, tapi kata-kata ini berbeda. Ia tak pernah menyangka bahwa seorang wanita dapat memandang ke dalam hati seorang pria dengan begitu lembut, begitu pengertian. Namanya ada pada sampul: Hollis Meynell.
Ia mencari buku telepon New York City dan menemukan alamatnya. Ia menyuratinya, dan wanita itu membalas. Hari berikutmya ia dikirim pergi, tapi mereka melanjutkan surat-menyurat. Selama 13 bulan, wanita itu dengan setia membalas, dan lebih dari sekedar membalas. Saat surat si letnan tidak tiba, wanita itu tetap menulis dan sekarang si letnan yakin bahwa ia mencintai wanita itu dan wanita itu mencintainya. Tapi, wanita itu menolak semua permintaannya untuk mengirimkan fotonya. Tentu saja hal tersebut kurang baik.
Tapi ia menjelaskan : "Kalau perasaanmu terhadapku sungguh-sungguh, berdasarkan ketulusan hati, wajahku tidak akan menjadi masalah. Misalnya aku memang cantik. Aku akan selalu dihantui perasaan bahwa kamu mengambil keputusan berdasarkan hal itu, dan cinta semacam itu membuatku jijik. Misalkan aku biasa-biasa saja (dan kamu harus mengakui bahwa ini lebih mungkin). Lalu aku akan selalu cemas bahwa kamu terus menyuratiku karena kamu kesepian dan tak punya orang lain. Jangan, jangan minta fotoku. Kalau kamu datang ke New York, kamu bisa menemuiku, lalu kamu dapat mengambil keputusan. Ingat, kita berdua bebas untuk menghentikan atau melanjutkan persahabatan kita-apa pun yang kita pilih."
Pukul enam kurang satu - hati Letnan blandford meloncat lebih tinggi dari yang pernah dilakukan pesawatnya. Seorang wanita muda melangkah ke arahnya. Tubuhnya tinggi dan ramping; rambut pirangnya mengikal dari telinganya yang indah. Matanya biru bagai bunga, bibir dan dagunya memiliki ketegasan yang lembut. Dalam pakaian hijau pucat, ia seperti penjelmaan masa musim semi. Ia melangkah ke arah wanita itu, benar-benar lupa melihat bahwa si wanita tidak memakai bunga mawar, dan saat ia bergerak, sebuah senyuman kecil menantang melengkungkan bibirnya.
"Awas tertabrak, bung?" gumannya.
Dengan tak terkendalikan, ia melangkah selangkah mendekatinya. Lalu ia melihat Hollis Meynell. Wanita itu berdiri hampir tepat di belakang gadis tadi, seorang wanita berusia jauh di atas 40, rambutnya yang beruban dimasukkan di bawah topi tua. Tubuhnya lebih dari gemuk; pergelangan kakinya dijejalkan ke dalam sepatu hak rendah. Tapi, ia mengenakan mawar merah pada kelepak kusut jaket coklatnya. Gadis berpakaian hijau tadi telah bergegas pergi. Blandford merasa seakan terbelah dia, begitu kuat hasratnya untuk mengikuti si gadis, tapi begitu dalam kerinduaannya pada wanita yang jiwanya telah menemani dan menjunjung jiwanya; dan wanita itu berdiri di depannya. Wajahnya yang montok pucat terlihat lembut dan bijak; ia dapat melihatnya sekarang. Mata kelabunya berkelip hangat dan ramah.
Letnan Bladford tidak ragu-ragu. Jarinya mencengkeram buku kecil Of Human Bondage yang berkulit biru dan sudah usang, yang menjadi ciri-cirinya untuk si wanita. Ini tak akan menjadi cinta, tapi akan menjadi sesuatu yang berharga, sesuatu yang lebih langka daripada cinta-persahabatan yang telah dan selalu akan disyukuri olehnya. Ia menegakkan bahunya yang lebar, memberi hormat, dan menyodorkan buku itu pada si wanita, meskipun selagi ia bicara, ia merasa kaget oleh kepahitan rasa kecewanya.
"Saya Letnan John Blandford dan ibu... ibu adalah Bu Meynell. Saya senang kita bisa bertemu. Bolehkah... bolehkah saya mengajak Ibu makan malam?"
Wajah wanita itu melebarkan senyuman sabar. "Ibu tak tahu ini masalah apa, nak," jawabnya. "wanita berbaju hijau - yang baru saja lewat - memohon Ibu mengenakan mawar ini pada baju ibu. Dan katanya, kalau kamu mengajak Ibu makan, Ibu harus memberi tahu, dia menunggumu di rumah makan besar di seberang jalan. Katanya ini semacam ujian. Ibu sendiri punya dua putra yang jadi tentara, jadi Ibu tak berkeberatan menolongmu.
Kamis, 05 Desember 2013
Bintang Betlehem
Seorang anak mendamba Natal yang tak dapat dijangkaunya
Di dalam harap menggapai pelangi mencari kasih
dalam sepi dia sendiri dan berbisik dalam hati mengharap pada bintang di angkasa
'tuk sobat yang setia
Bintang Betlehem, Bintang Betlehem ku lihat sinarmu terang indah benderang
Bintang Betlehem, Bintang Betlehem, bawaku ke Sang Terang Putra Cemerlang
Sorang anak dalam palungan, meraih hati yang terlemah
Raja, jelata dan siapa saja yang remuk harapnya
Dia t'lah lahir 'tuk semua insan yang t'lah lelah dan menanti
Dialah Sang Fajar, Sang putra harapan Bintang di Betlehem
Love You Pa...Ma...
Amsal 17:6Mahkota orang-orang tua adalah anak cucu dan kehormatan anak-anak ialah nenek moyang mereka.
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 86; Lukas 7; Yeremia 35-36
Seorang anak pernah mengomentari ayahnya seperti ini, "Ayahku memang tidak sempurna, tapi aku juga tidak sempurna. Kalau main basket, tembakannya yang bergaya khas itu jarang sekali membuat bolanya masuk. Tetapi yang penting ia main basket bersamaku. Banyak anak-anak lain yang tidak pernah main basket bersama ayahnya."
Fenomena "keluarga tanpa ayah" menjadi suatu pemandangan umum di keluarga modern, bahkan kadang "tanpa ayah dan ibu", keluarga yang anak-anaknya menghabiskan sebagian besar waktu mereka hanya bersama baby sitter atau pembantu. Padahal riset para ahli telah membuktikan, jika tidak ada pemimpin dalam keluarga, maka anak-anaknya cenderung akan:
• 5 kali lebih mungkin bunuh diri
• 32 kali lebih mungkin minggat dari rumah
• 20 kali lebih mungkin menderita kelainan perilaku (homo, waria, antisosial)
• 14 kali lebih mungkin melakukan tindakan pemerkosaan (aktif lebih dini secara seksual dan yang wanita lebih mungkin terjerat seks bebas)
• 9 kali lebih mungkin putus sekolah dan hidup dalam kemiskinan
• 10 kali lebih mungkin terjerat narkoba atau obat-obatan
• 10 kali lebih mungkin dipenjara (70% anak yang dipenjara adalah anak yang ayahnya absen)
• 9 kali lebih mungkin mengalami gangguan kejiwaan.
Bukan tanpa alasan mengapa Allah menciptakan bentuk keluarga dengan ayah dan ibu. Anak-anak membutuhkan kedua orang tuanya untuk bisa berkembang dengan baik.
Akan tetapi sejarah masih terus berulang, fakta bahwa tidak hadirnya dan tidak berfungsinya orang tua dalam keluarga masih terus bergulir di seputar kita. Saya kira kini saatnya para orang tua untuk lebih banyak hadir dan kembali kepada keluarga. Dengarlah suara lirih anak-anak yang berkata, "Papa (atau mama)... pulanglah ke rumah..."
Anak-anak membutuhkan kedua orang tuanya untuk bisa berkembang dengan baik.
Hadiah Natal yang mahal
Penulis
cerpen Amerika terkemuka, O. Henry, menulis sebuah kisah Natal
tersohor. Kisah itu tentang sepasang suami-istri muda yang sedemikian
saling mencintai. Natal sudah dekat dan mereka ingin saling memberikan
hadiah. Tetapi mereka sangat miskin dan tidak mempunyai uang untuk
membeli hadiah. Maka mereka masing-masing, tanpa saling memberi tahu,
memutuskan untuk menjual miliknya yang paling berharga.Bagi sang istri, harta miliknya yang paling berharga adalah rambutnya yang panjang berkilau. Ia pergi ke sebuah salon dan menyuruh memotong rambutnya. Kemudian ia menjual potongan rambutnya itu untuk membeli sebuah rantai arloji yang indah untuk arloji suaminya. Sementara itu, sang suami pergi kepada seorang tukang emas dan menjual satu-satunya arloji yang dimilikinya untuk membeli dua potong sisir yang indah untuk rambut kekasihnya.
Ketika hari Natal tiba, mereka saling menyerahkan hadiah. Mula-mula mereka menangis terharu, namun kemudian keduanya tertawa. Tidak ada lagi rambut yang perlu dirapikan dengan sisir indah pembelian sang suami, dan tidak ada lagi, arloji yang memerlukan seutas rantai indah pembelian sang istri. Tetapi ada sesuatu yang lebih berharga daripada sisir dan rantai arloji, yaitu pesan dibalik hadiah- hadiah itu; Mereka masing - masing telah mengambil yang terbaik dari dirinya untuk diberikan
kepada pasangannya...
Suatu hadiah bukanlah hadiah jika tidak menimbulkan suatu pengorbanan dalam diri kita, dan jika tidak menjadi bagian dari diri kita sendiri. Yesus memberikan dari-Nya yang terbaik untuk kita. Ia memberikan nyawa-Nya, untuk menebus dosa - dosa kita, untuk menyelamatkan hidup kita, supaya bisa tetap bersama dengan Dia untuk selama-selamanya. Apa yang aku berikan kepada-Nya yang terbaik, dariku..?
"Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat - sahabatnya. Kamu adalah sahabat-KU, jikalau kamu berbuat apa yang kuperintahkan kepadamu."(Yohanes 15 :13, 14)
Langganan:
Postingan (Atom)





